Thursday, 11 October 2018

Ciri-Ciri Tanaman Jagung

Jagung merupakan Tanaman jenis rerumputan dengan sejarah yang unik tentang asal usulnya (ulasan mengenai asal usulnya bisa anda temukan di Wikipedia). Merupakan tanaman rakyat yang banyak dibudidayakan hampir diseluruh penjuru dunia karena tanaman ini penghasil Karbohidrat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita dari selain padi dan sagu. Di Indonesia sendiri jagung hanyalah sebagai bahan makanan alternatif pengganti beras (nasi) sebagai bahan makanan pokok dan terkadang menjadi bahan campuran beras yang kita kenal dengan sebutan Nasi Jagung. Meskipun hanya sebagai alternatif pengganti makanan pokok, keberadaan jagung sudah sangat melekat erat di hati masyarakat kita dimana semua lapisan dan kalangan masyarakat kenal dekat dengan tanaman yang bermanfaat ini. Selain itu jagung juga dapat diolah kedalam berbagai olahan bahan masakan seperti tepung, gula dan maizena.

Jagung

Tanaman jagung merupakan tanaman yang dapat tumbuh dengan baik pada lahan tanam terbuka yang kering dengan intensitas cahaya matahari yang cukup dan perkembang biakannya membutuhkan bantuan manusia secara sengaja. Karena fungsi dan manfaat serta harga jualnya, tanaman ini membutuhkan perawatan dan perhatian khusus untuk memperoleh hasil panen yang maksimal. Selain itu usia atau daur hidup tanaman ini terbilang cepat berkisar 3 - 4 bulanan saja hingga masa panen. Bagi petani jagung tentu saja hal ini akan mendatangkan hasil dan keuntungan yang relatif cepat.

Ciri-Ciri tanaman Jagung



Jagung termasuk tanaman monokotil dengan struktur Akar, batang, daun, bunga dan tongkol. Akar tanaman jagung berbentuk serabut dengan kedalaman kurang lebih 20-80 cm, diatas permukaan tanah terdapat akar yang tumbuh dari buku-buku batang bagian bawah warnanya keunguan akar permukaan ini berfungsi sebagai penyangga batang tanaman agat tetap berdiri kokoh.

Batangnya berdiri tegak lurus menjulang tinggi dan tidak berkayu, bentuknya bulat dan berbuku-buku dan tidak bercabang. Pada setiap ruas terbungkus oleh pelepah daun yang muncul dari buku batang.

Bentuk daun jagung merupakan daun sempurna dengan pelepah, tangkai dan helai daun. Bentuknya memanjang dengan permukaan daunnya kasar.

Susunan bunga jagung adalah diklin, yaitu memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah dalam satu tanaman (berumah satu atau monoecious). Bunga tersusun majemuk, bunga jantan tersusun dalam bentuk malai, sedangkan betina dalam bentuk tongkol. Pada jagung, kuntum bunga (floret) tersusun berpasangan yang dibatasi oleh sepasang glumae (tunggal: gluma). Rangkaian bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman. Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma wangi yang khas. Bunga betina tersusun dalam tongkol. Tangkai tongkol tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepah daun.

Tongkol jagung umumnya tumbuh satu tongkol pada satu batang tanaman, dimana tongkol ini terletak antara batang dan daun. namun pada varietas yang lain bisa lebih dari itu, biasanya masyarakat menyebutnya jagung tongkol 2. Tongkol jagung ini terdapat banyak biji yang diselimuti oleh kulit yang disebut kelobot. Ini berfungsi untuk melindungi biji buahnya.

Monday, 24 September 2018

Ciri-Ciri Tanaman Bidara dan Manfaatnya

Bidara merupakan tanaman yang berasal dari daratan Asia Tengah. Tanaman yang dapat hidup dengan baik dilingkungan panas dan kering dengan intensitas cahaya matahari yang melimpah. Termasuk dari jenis tanaman dengan struktur berkayu dan berpohon kecil. Mampu berkembang biak secara alami maupun dengan campur tangan manusia. Sayangnya didaerah saya sendiri, tanaman ini sangat jarang dan langka, bahkan hanya terdapat 1 pohon saja khusus untuk daerah Tolitoli. Entah itu tidak dikembang biakkan atau memang daerah saya tidak cocok untuk tanaman ini. Hal ini diperkuat dengan tanggapan beberapa orang tentang sulitnya tanaman ini untuk dikembang biakkan. Bahkan sebagian dari mereka pernah memesan anakan dan bibit tanaman ini dalam skala besar namun tidak ada satu pohonpun yang berhasil hidup. Meskipun begitu keberadaan tanaman ini sangatlah dikenal oleh masyarakat sekitar mengingat ada begitu banyak manfaat dan kegunaannya. Bidara sejatinya memiliki tempat khusus dalam hal makanan dan obat bagi masyarakat.Bagi umat Islam tanaman ini merupakan tanaman istimewa yang diyakini mampu menanggulangi barbagai jenis gangguan penyakit baik fisik dan nonfisik.

Pohon Bidara

Ciri-Ciri Tanaman Bidara

Tanaman bidara memiliki struktur tanaman lengkap yaitu Akar, Batang, daun, buah, dan bunga. Akar tanaman bidara berakar tunggang bentuknya meruncing menancap ke dalam dasar tanah selain itu akar ini berguna untuk menopang tubuh tanaman bagian permukaan.

Bentuk Batangnya bulat berkayu dan permukaan kulit batang keras dan kasar, memiliki batang utama kemudian bercabang - cabang.

Bentuk daun bidara tunggal, ukurannya 2-9 cm, memiliki tangkai ditiap helai daun yang panjangnya kurang lebih 15 mm. Daunnya berbentuk oval memanjang dengan tulang daun menyrip, bagian atas permukaan daun terlihat halus dan mengkilap sedangkan pada bagian bawah daun kasar dan berambut halus. warna daunnya hijau sampai hijau tua sedangkan bagian bawah daun terlihat kabur karena terdapat banyak rambut halus yang rapat dipermukaannya.

Bunga bidara umumnya di ketiak daun, berbentuk payung tersusun atas 7-20 kuntum bunga, gagang bunganya berukuran kecil bergaris tengah antara 2-3 mm, kekuningan beraroma harum. Kelopaknya berbentuk delta, berambut diluarnya dan gundul pada sisi dalam. Memiliki 5 mahkota bentuknya cekung dan melengkung.

Buah Bidara bentuknya bulat telur, ada yang berkulit halus dan kasar, permukaan kulit buah mengkilap kuning kemerahan untuk buah yang masak warnanya kehitaman. Buahnya berbiji terlindung dalam tempurung yang berbingkul dan berbalur tak teratur.

Pohon bidara yanh rindang

Manfaat, kegunaan serta Khasiat bidara


Ada begitu banyak manfaat dari tanaman bidara ini. Selain bisa digunakan sebagai bahan makanan atau campuran makanan dan minuman, kegunaan lain dari bidara ini yaitu daunnya umumnya digunakan untuk memandikan jenazah atau mandi wajib. Tanaman Bidara juga berkhasiat sebagai obat untuk menanggulangi berbagai macam penyakit seperti menyembukan luka, mengobati diare, menurunkan tekanan darah tinggi, kardiovaskular, peradangan atau iritasi pada kulit, mengobati kanker dan tumor serta masih banyak lagi tentunya. Selain itu daun bidara juga dipercaya oleh masyarakat kita sebagai obat yang dapat menyembuhkan penyakit non fisik seprti gangguan jin dan sihir. Bagi peruqyah syar'i biasanya menggunakan daun bidara untuk mengobati orang yang kesurupan. Biasanya mereka mengekstrak daunnya dalam bentuk bubuk maupun cair sebagai obat tetes untuk penderita gangguan bangsa jin dhzolim yang bersembuyi di rongga hidung, mulut atau mata. Sedangkan untuk kasus sihir dan jin yang bersarang dalam usus dan lambung dan bagian tubuh lainnya menggunakan bubuk yang telah dilarutkan dengan air kemudian diminumkan kepada pasien.

Sunday, 23 September 2018

Ciri-ciri tanaman Asoka

Asoka merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat kita sebagai tanaman hias. Tanaman ini berbunga dengan berbagai macam corak warna yang indah, umumnya kita menyebut tanaman ini bunga Asoka. Tanaman asoka terbagi menjadi 2 jenis yaitu asoka biasa (Asoka Bunga) yang banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias dan Asoka Hutan yang biasanya hidup liar dihutan belantara, asoka hutan dapat ditandai dengan pohonnya yang menjulang tinggi dan berbunga jarang. Untuk jenis ini banyak ditemukan dihutan-hutan belantara dan pegunungan Sulawesi.

Tanaman Asoka Hutan
jenis Asoka Hutan, gambar merupakan anakan dari asoka hutan

Tanaman asoka dapat hidup dengan baik di lingkungan yang kondisi tanahnya kering, berpasir, lembab maupun berbatu. Perkembang biakannya bisa dengan melalui biji langsung atau cangkok dan cara yang paling sering digunakan oleh masyarakat kita adalah dengan memotong bagian cabang atau rantingnya. Selain itu tanaman ini tidak membutuhkan perawatan yang khusus, cukup dengan meyediakan lahan yang cocok serta bersih dari benalu dan pemberian air yang cukup hingga tanaman ini benar-benar tumbuh (masa pemindahan). Namun bagi para pecinta tanaman bunga perawatanya bisa dilakukan dengan serius yaitu dengan memberikannya pupuk.

asoka bunga
Asoka Biasa (asoka bunga)

Ciri-ciri Tanaman Asoka


Tanaman asoka pada umumnya memiliki ciri-ciri berikut; Struktur perakaran pada tanaman asoka adalah tunggang menancap kedalam dasar tanah warna akarnya kecoklatan.

Struktur batang bercabang dan ranting, Batangnya berkayu keras berdiri tegak dan bulat, permukaan kulit batangnya kasar berwarna coklat kehitaman ada juga yang berwarna gelap. Untuk ukuran atau tinggi batang Asoka biasa (asoka bunga) bisa mencapai kurang lebih 50-70 cm sedangkan untuk asoka hutan bisa mencapai tinggi batang hingga 5 meter atau lebih.

Struktur daun majemuk bentuknya lonjong memanjang dengan ujung yang lancip, tulang daun menyirip. Warna daun hijau hingga hijau tua, permukaan daun halus dan mengkilap. Untuk ukuran daun relatif, tergantung dari jenisnya. Untuk asoka biasa (asoka bunga) jumlah helai daun bisa lebih banyak dan kecil-kecil sedangkan pada jenis asoka hutan daunnya jarang namun ukurannya bisa 5 kali lebih besar dari ukuran daun asoka biasa.

Bunga tanaman Asoka strukturnya majemuk, bentuknya bergerombol yang menjadikannya unik dan indah dipandang, namun untuk jenis asoka hutan bunganya sangat jarang atau tidak seramai asoka biasa. warna bunganya bisa bervariasi ada yang putih, oranye, jingga, ungu, merah dan merah muda.

Pemanfaatan Tanaman Asoka


Tanaman asoka bisa dimanfaatkan untuk memperindah pekarangan rumah ataupun taman karena tanaman ini tergolong sebagai tanaman hias. Namun jenis asoka yang baik untuk dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam hal ini adalah jenis asoka biasa (asoka bunga). Sedangkan Manfaat lain dari jenis asoka hutan adalah menjaga hutan kita tetap indah dan lestari.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat. mohon maaf jika ada kekeliruan dalam ulasan ini. kekurangan dan kesalahan mungkin saja terjadi karena saya sepenuhnya sadar bahwa ulasan ini dibuat dengan banyaknya keterbatasan baik ilmu maupun referensi. namun segala bentuk dokumentasi yang ada diblog ini adalah murni hak dan kepemilikan dan sumber asli.

Saturday, 22 September 2018

Ciri Tanaman Kunyit dan Khasiatnya

Kunyit merupakan tanaman Asli Asia Tenggara, merupakan tanaman obat dan rempah yang cukup dikenal oleh masyarakat kita. tidak hanya mayarakat ditanah air pada khususnya namun hampir setiap bangsa Asia pada umumnya mengenal tanaman ini dengan baik dikarenakan kegunaan dan khasiatnya  yang melimpah. selain itu tanaman ini merupakan tanaman yang cukup tekenal sebagai bahan industri makanan, obat dan kosmetik. Bagi masyarakat kita sendiri tanaman ini umumnya banyak dibudidayakan untuk keperluan bahan rempah masakan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada lingkungan kondisi tanah yang kering dan berpasir.  penanamannya juga tidak terlalu sulit dan tidak membutuhkan perawatan ekstra, namun untuk beberapa daerah di Indonesia tanaman ini dibudidayakan untuk keperluan industri. dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pembudidayaan Kunyit ini dilakukan dalam skala besar yang tentu saja memerlukan perhatian khusus agar dapat menghasilkan bubuk kunyit yang baik dan berkualitas.


Tanaman Kunyit

ciri-ciri tanaman Kunyit


tanaman kunyit ini dapat hidup dengan baik di lingkungan kering dan berpasir.  Batangnya merupakan 1 batang pokok yang dibalut oleh pelepah daun, tidak bercabang, merupakan batang semu yang ditutupi oleh pelepah daun, batang utama berwarna hijau muda. 

Daunnya merupakan daun tunggal yang berbentuk lanset lebar dan ujungnya lancip berwarna hijau sampai kekuningan untuk daun yang tua. tulang daun menyirip panjang daun beserta pelepah akan tumbuh lebih tinggi dibandingkan batangnya ukuran pelepah bisa tumbuh kurang lebih hingga 50-70 cm serta beraroma khas.

Akarnya berbentuk bulat panjang beruas dan berwana kuning agak putih. struktur bunganya terlihat berbentuk seperti mahkota degan dengan panjang 3 cm, tergolong dalam bunga majemuk, berwarna putih kekuningan. ujung dan pangkal bunga berbentuk runcing.


Tanaman Kunyit


Khasiat dan kegunaan Tanaman kunyit


karena sudah sangat terkenal dimasyarakat kita tentu saja khasiat dari tanaman ini merupakan pengetahuan secara umum. Secara tradisional pemanfaatan tanaman ini mencakup  pada Daun dan akarnya. Daunnya yang berkhasiat untuk mengurangi iritasi pada kulit yang gatal, juga dapat digunakan sebagai obat luka bakar. selain itu daunnya juga bisa digunakan untuk keperluan memasak yang berguna untuk menghilangkan bau amis pada bahan makanan tertentu  serta memperkuat aroma masakan. sedangkan pada akarnya  memiliki khasiat untuk menyembuhkan luka luar maupun dalam untuk kunyit yang telah diolah dalam bentuk bubuk. air  rendaman bisa mengobati sakit perut diare dan penderita penyakit lambung, juga berfungsi sebagai anti bakteri dan virus. kegunaan bubuk kunyit yang lain adalah digunakan sebagai pewarna makanan alami, bisa digunakan untuk memperkuat warna pada minyak goreng dan digunakan sebagai bahan perenyah gorengan seperti masakan yang menggunakan ikan sebagai bahannya.

Ciri-Ciri Tanaman Kumis Kucing dan Khasiatnya

tanaman kumis kucing merupakan tanaman berasal dari Afrika, merupakan tanaman semak berbatang basah. didaerah sulawesi tengah Tolitoli tanaman ini banyak tumbuh liar disemak namun banyak juga masyarakat yang mengembangbiakkan tanaman ini untuk dijadikan tanaman hias dipekarangan karena tanaman ini berumpun menjadikannya unik dan sedap dipandang mata. selain itu tanaman ini sangat bermanfaat untuk dijadikan ramuan yang dipercaya masyarakat kita berkhasiat untuk menanggulangi berbagai macam penyakit. pengolahannya juga bisa dibilang cukup mudah hanya dengan memanfaatkan rebusan kering atau mentah bagian tanaman baik batang maupun daunnya. 

Tanaman Kumis Kucing

Ciri-Ciri tanaman Kumis Kucing


Kumuis kucing memiliki batang yang lurus dan lunak, bentuk segi empat, beruas-ruas dan basah warnanya ada yang ungu kehitaman dan ada juga hijau tua kehitaman. tinggi batang bisa mencapai kurang lebih 1-2 cm.

Struktur akar tunggang, akar ini berfungsi sebagai akar pokok menancap kedasar tanah, selain dari akar pokok terdapat banyak akar serabut yang halus yang menjalar hingga ke permukaan tanah.

Daunnya berbentuk lonjong memanjang dengan panjang kurang lebih 1- 2,5 cm, tulang daun menyirip, warnanya hijau sampai hijau tua dengan warna tangkai daun keunguan. 

bunga terdiri dari dua bagian yaitu bunga majemuk dan bunga tunggal. Struktur bunga yang unik menjadi ciri khas dari tanaman ini. kelopak bunga berkelenjar, dibagian pangkal bunganya disetiap kelopak bunga nampak helai-helai yang memanjang seperti kumis kucing yang berwarna putih sedangkan pada bagian ujung bunga kelopak bunganya bulat dan berbulu pendek. tandan yang tumbuh dari ujung cabang bunga ini ukurannya bisa mencapai 5-7 cm.

Khasiat Kumis Kucing


Tanaman Kumis kucing dipercaya oleh masyarakat secara umum sebagai obat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dalam tubuh seperti luka dalam tubuh. sangat cocok pada penderita luka kecelakaan bagian organ dalam serius, penderita nyeri pinggang berkepanjangan atau umumnya  pada penderita yang merasakan nyeri pada bagian tubuh. selain itu Kumis Kucing juga berkhasiat untuk mengobati penyakit kencing manis, gangguan ginjal dan batu ginjal, syphilis, serta menurunkan Glukosa darah. pengolahan ramuannya cukup sederhana dan mudah, dengan mengambil bagian tanaman seperti batang dan daun yang dapat diseduh langsung dengan air panas atau boleh juga direbus, setelah itu air rebusan tersebut bisa diminumkan pada penderita gangguan yang sudah  disebutkan sebelumnya. bisa juga dengan mengeringkan bagian batang dan daunnya agar bisa bertahan lama sebelum digunakan.

demikianlah ulasan mengenai ciri tanaman dan Khasiat kumis kucing semoga artikel ini bisa memberikan manfaat.

Friday, 21 September 2018

ciri ciri tanaman cengkeh dan manfaatnya

Cengkeh merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dan memiliki nilai jual. Merupakan komoditas yang dapat diunggulkan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat. Khususnya di Didaerah Tolitoli Sulawesi Tengah, cengkeh merupakan komoditi unggulan daerah ini. Bahkan cengkeh telah menjadi ikon khas daerah Tolitoli setelah Ternate. Bagaimana tidak, rata-rata penduduknya merupakan petani cengkeh. Struktur daerah yang berbukit-bukit dengan tanahnya subur, menjadikan kota ini sebagai lahan yang baik untuk mengembang biakkan tanaman ini. Harga jual yang bisa dibilang lumayan menguntungkan benar-benar telah memperbaiki pendapatan masyarakatnya. 

Cengkeh merupakan tanaman yang dapat dipanen 2 kali dalam setahun. Tentunya dengan perawatan ekstra, karena tanaman ini merupakan komoditas unggulan maka perawatannya pun tidak bisa dilakukan setengah-setengah untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Bayangkan dalam sekali panen hasil yang bisa didapatkan dari tanaman bermanfaat ini bisa mencapai kurang lebih 1 ton dengan jumlah 400-500 pohon. Dan harga jualnya yang terbilang fantastis yang mencapai Rp 100.000 hingga 150.000 perkilonya, bahkan pada tahun 2013 lalu harga jual cengkeh di daerah Tolitoli melejit naik hingga harga Rp 180.000. jadi layaklah dikatakan bahwa cengkeh merupakan komoditas utama di daerah ini

Buah Cengkeh

Ciri-ciri tanaman Cengkeh


Struktur tanaman cengkeh terdiri dari batang sejati yang bercabang-cabang, berdahan dan ranting. Bentuknya bulat  warna kulit batang kehitaman dan bercak putih serta pemukaan kulitnya kasar. Dahan dan rantingnya lentur dan tidak mudah patah. Daunnya berwarna hijau  dan hijau tua. 

Bentuk daunnya lonjong dan majemuk karena dalam satu ibu tangkai terdapat lebih dari satu daun serta tulang daun menyebar.

buah Cengkeh terdiri dari tangkai,  dan buah . memiliki strutur tangkai bertandan dan lunak dan diujung tangkai ini ditumbuhi oleh buah. Warna buah hijau kekuningan untuk bunga muda dan merah tua untuk buah yang agak tua. Untuk buah yang sudah tua akan berwarna merah pekat kehitaman. Bentuknya kembung dan telah berbiji didalam buahnya. Karena struktur buahnya bertandan maka warna buah  dalam satu tangkai akan bervariasi menghasilkan perpaduan warna yang cantik, sedap dipandang mata.

Akar Cengkeh memiliki struktur tunggang sebagai akar utama atau pokok akarnya. Akar pokok ini menancap dalam kedasar tanah menjadi penopang tubuh tanaman yang kokoh kemudian dibagian atas permukaan tumbuh beberapa cabang akar. Jumlahnya tidak begitu banyak dan biasanya Nampak pada permukaan tanah.

Pohon Cengkeh

Manfaat Tanaman Cengkeh

Tanaman cengkeh selain buahnya bernilai jual tinggi, tanaman ini memiliki banyak manfaatnya lainya. Karena hampir semua bagian tanaman ini dapat diolah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat baik batang, daun dan tangkainya. Juga selain sebagai bahan industri buah cengkeh juga dapat diolah secara tradisional untuk dijadikan obat pereda rasa nyeri. Bagi penderita sakit gigi atau gigi berlubang, buah cengkeh dapat digunakan untuk meredakan rasa nyeri yaitu dengan cara mengunyah buah cengkeh yang mentah ataupun kering atau dibuat sebagai sumbatan gigi yang berlubang. Daunnya boleh juga diekstrak kedalam bentuk minyak atau yang biasanya kita kenal sebagai minyak cengkeh yang berfungsi untuk meredakan rasa nyeri . Daun cengkeh yang kering bisa dijadikan bahan kerajinan fast foto, mungkin sulit untuk menggambarkannya tapi didaerah saya kerajinan ini cukup terkenal.  Sedangkan tangkai yang kering bisa dijadikan anti nyamuk alami, bisa digunakan dengan cara dibakar. Sedangkan kayunya sangat bagus dijadikan sebagai kayu api. Didaerah saya pohon cengkeh yang sudah berumur biasanya akan ditebang dan digantikan dengan tanaman cengkeh yang baru.  Alasannya sudah tidak produktif serta kualitas dan kuantitas buahnya buruk dan kurang. Pohon cengkeh yang produktif dan menghasilkan adalah cengkeh remaja dengan usia kurang lebih 10 – 15 tahun. Sisa penebangan itu akan menghasilkan kayu yang bisa dimanfaatkan¬ untuk berbagai keperluan seperti usaha batu bata yang membutuhkan kayu bakar. Intinya tanaman ini luar biasa bermanfaat.


Wednesday, 19 September 2018

Manfaat dan Ciri-ciri Tanaman Pandan

Pandan  merupakan tanaman yang dapat hidup dengan baik pada lingkungan yang kering dan tanahnya sedikit berpasir. Namun Tananman ini juga bisa bertahan hidup terhadap lingkungan dengan air yang menggenang hanya saja perkembangan pertumbuhannya akan sangat jauh berbeda. Biasanya hal yang paling mencolok dari perbedaan ini bisa dilihat dari daunnya. Pandan yang hidup ditanah yang kering dan berpasir tentunya memiliki daun yang lebar dan panjang sedangkan  yang hidup di lingkungan yang berair daunnya lebat hanya saja pertumbuhan daunnya tidak sebaik pandan yang tumbuh dilingkungan yang kering, ukurannya kecil dan pendek.  Pandan terbagi menjadi 3 jenis yaitu pandan wangi, pandan duri dan pandan laut.  Namun jenis yang paling banyak tumbuh di daerah saya adalah pandan wangi dan pandan duri. Pandan wangi banyak tumbuh liar disekitar kolam bekas penggalian batu bata, namun masyarakat disini juga senang mengembangbiakkan pandan wangi di pekarangan rumah mereka mengingat banyak manfaat yang bisa diambil dari tanaman ini. Sedangkan Pandan duri juga banyak tumbuh liar dihutan belantara dan tidak dikembang biakkan karena tidak banyak orang yang tahu bagaimana memanfaatkan pandan duri. Biasanya pandan duri hanya dimanfaatkan bagi sebagian orang untuk dibuat bahan kerajinan, termasuk nenek saya yang ahli dalam membuat tembikar dari pandan duri ini. 

Ciri-Ciri tanaman pandan


Tanaman Pandan


Karena didaerah saya hanya terdapat banyak jenis pandan wangi dan duri, maka saya akan mencoba memberikan ciri-ciri mereka lebih spesifik, namun hal ini juga akan memberikan ciri tanaman pandan secara umum. Seacara umum tanaman pandan dikenal dengan tanaman monokotil atau tumbuhan bijinya berkeping satu. Tidak memiliki dahan dan hanya memiliki satu batang utama yang menjulang dan  pada bagian ujung (tempat pelepah daun) biasanya menjalar, batangnya beruas-beruas dan tak berkayu serta lunak, dibagian batang utama banyak ditumbuhi akar yang menancap ke permukaan tanah. Daunnya memanjang dan runcing pada bagian ujung daun, dibagian tengah daun terdapat satu tulang daun lurus berbentuk seperti pita.  Pada tepi Daun pandan wangi bergerigi pada bagian ujungnya daun saja dan mengeluarkan aroma khas apabila daunnya sobek, sedangkan Tepi daun pandan duri terdapat banyak gerigi mulai dari pangkal daun sampai ke ujung daun. Akar tanaman pandan berakar serabut, memiliki akar penunjang yang menempel pada batang utama, akar ini terlihat jelas menancap ke permukaan tanah dan jumlahnya tergantung pada usia pohon pandan. Biasanya semakin tua usia tanaman pandan tersebut maka akan semakin banyak akar penunjang terlihat bergelantungan pada batang utama. Bunga daun pandan majemuk berbentuk tongkol berwarna putih yang biasanya terletak pada ketiak daun atau pada bagian ujung batang, mampu melakukan penyerbukan dengan alami tanpa bantuan hewan disekitar. Untuk buah pandan bentuknya bulat dan berduri halus dan terdapat banyak biji dalam buahnya, berdaging halus berwarna kecoklatan atau abu-abu. Tentu buah pandan ini akan memiliki variasi bentuk dan warna berbeda pada tiap-tiap jenisnya.

Batang Pandan


Perbedaan yang paling mencolok antara pandan wangi dan duri jika dilihat dari cirinya hanya terletak pada daunnya. Jika pada daun pandan wangi gerigi hanya terdapat pada bagian ujung daun maka pandan duri memiliki gerigi dari pangkal sampai ujung daun. daun pandan duri cenderung memiliki bentuk yang keras dan kaku sedangkan daun pandan wangi memiliki bentuk yang lunak selain itu daun pandan wangi juga memiliki aroma yang khas sedangkan pandan duri tidak. 

Manfaat tanaman pandan

Tanaman pandan memiliki manfaat yang sangat banyak yang terikat erat dengan kebiasaan masyarakat kita. Tanaman pandan bisa dijadikan sebagai tanaman hias dan manfaat yang paling besar dari tanaman pandan adalah Daunnya. Daun pandan wangi biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap masakan, biasanya diguakan untuk memberikan aroma khas pandan pada masakan-masakan tertentu. Boleh juga digunakan untuk memberikan aroma harum pada nasi putih dan jenis makanan dan minuman manis seperti kolak dan syrup buah. Daunnya biasanya juga digunakan sebagai pembungkus masakan atau kue seperti kue Tetu yang terkenal ditanah Sulawesi tengah. selain itu daun pandan juga dapat diolah sebagai bahan pewarna makanan alami dan rebusan air pandan di percaya bisa mengurangi kecemasan berlebih (Anxiety Disorder) sangat cocok dijadikan ramuan bagi penderita penyakit menakutkan ini. Sedangkan untuk daun pandan duri hanya dapat digunakan sabagai bahan dasar kerajinan seperti anyaman dan tembikar. Tentu saja dengan melihat manfaat-manfaat tersebut hal ini diharapkan dapat memberikan keuntungan dan bernilai jual, setidaknya untuk mendongrak keuangan negara kita yang sedang anjlok belakangan ini.


Mungkin hanya itu yang dapat saya jabarkan mengenai ciri-ciri tanaman pandan. Mohon maaf jika terdapat informasi yang keliru dalam postingan artikel ini. Saya mungkin tidak dapat memberikan penggambaran yang jelas dan menyeluruh mengenai tanaman pandan ini dan saya cukup menyadari hal itu dikarenakan referensi dan bahan yang saya gunakan juga sifatnya terbatas. Dokumentasi yang digunakan dalam artikel ini adalah sepenuhnya milik saya dengan mengambil langsung dari sumber yang jelas dan nyata. Saya berharap informasi ini bisa berguna untuk orang banyak, jangan lupa untuk meninggalkan kesan yang baik saat anda berkomentar diblog yang sederhana ini. Jika anda merasa bahwa informasi yang ada diblog ini penting dan bisa bermanfaat maka jangan sungkan untuk membagikannya melalui beberapa tombol share sosmed yang terdapat dalam halaman blog ini . Selebihnya saya ucapkan terimakasih telah berkunjung.